
Pasien COVID-19 yang sedang isoman harus mengonsumsi obat dan juga vitamin yang diperlukan agar dapat segera sembuh. Obat dan vitamin yang diminum saat isolasi mandiri tentu saja harus sesuai dengan anjuran dokter. Berikut ini adalah beberapa obat dan vitamin yang biasanya diminum pasien COVID-19:
1. Vitamin C
Kekebalan tubuh manusia akan tetap terjaga dengan banyak minum vitamin C. Jenis vitamin ini terbukti efektif untuk melawan mikroorganisme dari berbagai penyakit, termasuk COVID-19. Banyak sekali pasien COVID-19 yang direkomendasikan untuk mengkonsumsi vitamin tersebut agar dapat segera pulih.
Dosis yang dianjurkan pun beragam sesuai dengan gejala penyakitnya dan juga merk vitamin. Umumnya, bagi yang gejalanya ringan hanya dianjurkan minum vitamin C dengan dosis 500 mg 3 sebanyak kali sehari. Vitamin tersebut harus dikonsumsi selama 14 hari berturut-turut.
2. Vitamin D
Vitamin yang diminum saat isolasi mandiri selanjutnya adalah Vitamin D. Banyak sekali dokter yang merekomendasikan vitamin ini khususnya untuk penderita COVID-19 yang tanpa gelaja atau gejalanya ringan. Dosis yang dianjurkan pun sesuai dengan jenjang usia masing-masing orang. Guna vitamin ini adalah untuk membantu imun tubuh saat melawan infeksi bakteri.
Bentuk dari vitamin D ini berupa sirup, kaplet, kapsul, dan lain sebagainya. Vitamin D bisa didapatkan melalui cara yang lain yaitu berjemur dan mengkonsumsi makanan bervitamin D. Makanan tersebut terdapat pada kuning telur, susu, sarden, dan lain sebagainya. Penuhilah kebutuhan vitamin D dalam tubuh agar segera sembuh dari penyakit COVID-19.
3. Vitamin E
Siapa sangka bahwa Vitamin E juga diperlukan oleh tubuh sebagai salah satu bentuk antioksidan untuk menyerang terjadinya inflamasi. Tak dapat dipungkiri bahwa khasiat dari vitamin E ini sangat penting sekali sehingga harus dipenuhi oleh pasian COVID-19. Fungsi lain dari vitamin ini adalah melawan virus yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia dan bakteri penyebab penyakit.
Bentuk dari vitamin E biasanya berupa tablet yang bisa didapatkan melalui toko terdekat. Vitamin E bisa diperoleh melalui minyak nabati yang ada disekitar, contohnya adalah minyak kelapa dan minyak zaitun. Keberadaan minyak tersebut tentu saja mudah sekali untuk dicari sehingga tidak akan merepotkan.
4. Paracetamol
Obat ini memang sudah umum sekali karena banyak yang menggunakan meskipun tidak terkena gejala COVID-19. Umumnya, obat ini digunakan sebagai penurun demam dan juga nyeri otot. Pasien COVID-19 banyak sekali yang mengalami demam dan nyeri sehingga sangat cocok untuk mengkonsumsi obat ini.
Banyak sekali obat paracetamol yang beredar dipasaran dengan dosis yang berbeda-beda. Penderita COVID-19 yang tanpa gejala dapat memilih obat paracetamol dengan dosis yang rendah saja. Dianjurkan mengkonsumsi obat ini sebanyak 3 kali dalam sehari agar dapat segera menurunkan demam.
5. Azithromycin
Azithromycin merupakan salah satu bentuk antibiotik yang berguna untuk mengobati infeksi bakteri pada tubuh. Infeksi tersebut dapat berupa infeksi mata, saluran kemih, saluran pernafasan, dan lainnya. Memang obat ini tidak dapat menyembuhkan penyakit COVID-19, namun setidaknya mampu mengurangi gejala infeksi dan mencegah terjadinya komplikasi yang ada pada tubuh.
Beberapa obat dan vitamin yang diminum saat isolasi mandiri tersebut tidak boleh dilewatkan begitu saja karena sangat penting sekali. Pastikan mendapatkan resep dari dokter terlebih dahulu agar sesuai dengan gejala yang dirasakan. Imbangi juga dengan olahraga secara teratur dan menerapkan gaya hidup sehat agar virus corona tidak terlalu parah dalam menyerang tubuh.
: